Kami memiliki Harga Mold Plastik Terbaik di Medan, hubungi office kami di 08116562065.
Harga Mold Plastik.

Metode Dasar Plastic Molding
Untuk mendapatkan produk yang sesuai dengan sifat-sifat fisik yang diinginkan bentuk desain produk, luas penampang, ketebalan, insert yang panjang, tuntutan ukuran(toleransi) yang harus dipenuhi dan pemilihan material merupakan faktor yang berpengaruh.
Berdasarkan Material Plastik yang digunakannya Plastic Molding dapat dibedakan atas beberapa jenis yaitu:
1. Blowing molding.
2. Compression molding.
3. Extrusion molding
4. Transfer molding.
5. Injection molding.
Metode Blow molding
Blow molding merupakan suatu metode mencetak benda kerja berongga dengan cara meniupkan atau menghembuskan udara kedalam material/bahan yang menggunakan cetakan yang terdiri dari dua belahan mold yang tidak menggunakan inti (core) sebagai pembentuk rongga tersebut.
Material plastik akan keluar secara perlahan secara perlahan akan turun dari sebuah Extruder Head kemudian setelah cukup panjang kedua belahan akan mold akan di jepit dan menyatu sedangkan begiah bawahnya akan dimasuki sebuah alat peniup (blow Pin) yang menghembuskan udara ke dalam pipa plastik yang masih lunak, sehingga plastik tersebut akan mengembang dan membentuk seperti bentuk rongga mould-nya.
Material yang sudah terbentuk akan mengeras dan bisa dikeluarkan dari mold hal ini karena Mold dilengkapi dengan saluran pendingin didalam kedua belahan mold. Untuk memperlancar proses peniupan proses ini dilengkapi dengan pisau pemotong pipa plastik yang baru keluar dari extruder head.
Contoh hasil produksi yang dapat dikerjakan dengan metode ini adalah bentuk Gelas dan botol. Proses tersebut seperti gambar dibawah ini:
1. Proses Pengisian butiran Plastik dari Hopper kedalam Heater. Oleh motor Srew berputar sambil menarik butiran plastik mengisi ruang Heater.




Compression molding (Thermoforming) merupakan metode mold plastik dimana material plastik (compound plastic) diletakan kedalam mold yang dipanaskan kemudian setelah material tersebut menjadi lunak dan bersifat plastis, maka bagian atas dari die atau mould akan bergerak turun menekan material menjadi bentuk yang diinginkan. Apabila panas dan tekanan yang ada diteruskan, maka akan menghasilkan reaksi kimia yang bisa mengeraskan material thermoseting tersebut.

Proses compression molding dapat dibedakan atas empat macam yaitu :
1. Flash type Mold - jenis ini bentuknya sederhana, murah, saat mold menutup maka material sisa yang kemudian meluap akan membentuk lapisan parting line/plain (land B), dan karena tipisnya akan segera mengeras/beku sehingga menghindari meluapnya material lebih banyak. Jadi biasanya mold akan di isi material sepenuhnya sampai luapan yang terjadi sebanyak yang diijinkan.
2. Positive mould - jenis ini terdiri dari dari suatu rongga (cavity) yang dalam dengan sebuah plunger yang mengkompresikan/memadatkan material kompoud pada bagian bawah mold pemberian material disesuaikan dengan kapasitasnya baik dengan cara menimbang sehingga menghasilkan produk yang baik dan seragam.
3. Landed Positive Mold - mirip dengan tipe diatas ,akan tetapi tinggi bidang batas dibatasi.bagian “land” bekerja menahan tekanan (bukan bagian Produknya). Karena ketebalan material terkontrol dengan baik, maka kepadatan benda kerja tergantung dari posisi pengisian yang diberikan.
4. Semi positive mold - merupakan kombinasi antara flash type dan landed positive mold.
Metode Extrusion molding
Extrusion molding mempunyai kemiripan dengan injection molding, hanya pada extrusion molding ini material yang akan dibentuk akan berupa bentukan profil tertentu yang panjang. Pada prinsipnya juga ada bagian mesin yang berfungsi mengubah material plastik menjadi bentuk lunak (semifluida) seperti pasta dengan cara memanaskannya dalam sebuah silinder, dan memaksanya keluar dengan tekanan melalui sebuah forming die (extruder head or hole), yaitu suatu lubang dengan bentuk profill tertentu itu akan keluar dan diterima oleh sebuah conveyor dan dijalankan/ditarik sambil didingikan, sehingga profil yang terbentuk akan mengeras, dan setelah mencapai panjang tertentu akan dipotong dengan pemotong yang melengkapi mesin extrusi tersebut.
Berikut ini contoh proses Extrusion molding :
1. Butiran kecil material plastik oleh gerakan srew dimasukkan kedalam silinder heater dipanaskan untuk diubah menjadi material kental seperti pasta.




Metode Transfer molding
Transfer molding merupakan proses pembentukan suatu benda kedalam sebuah mold (yang tertutup) dari material thermosetting, yang disiapkan kedalam reservoir dan memaksanya masuk melalui runner/kanal kedalam cavity dengan menggunakan panas dan tekanan.
Pada proses transfer molding dibutuhkan toleransi yang kecil pada semua bagian mold, sehingga sangat perlu dalam pembuatan mold, dikonsultasikan secara baik dengan product designer, mold designer dan molder/operator untuk menentukan toleransi.
Proses transfer moulding terdiri atas dua type yaitu: sprue Type dan plunger tipe. Jenis plunger memerlukan tekanan yang lebih kecil dibandingkan dengan tipe sprue

Material plastik yang dipindahkan dri silinder pemanas
biasanya suhunya berkisar antara 177 derajat Celcius hingga 274 derajat
Celcius. Semakin panas suhunya, plastik/material itu akan semakin encer (rendah viskositasnya) sehingga semakin mudah diinjeksi,disemprotkan
kedalam mold. Setiap material memiliki karakter suhu molding. Semakin
lunak formulasinya, yang berarti kandungan plastis tinggi, membutuhkan
temperatur rendah, sebaliknya yang memiliki formulasi lebih keras butuh
temperatur tinggi. Bentuk-bentuk partikel yang sulit, besar dan jumlah cavity yang banyak serta runner yang panjang menyebabkan tuntutan temperatur yang tinggi atau naik.
Proses kerja mold injeksi berkisar antara 35 detik yang terdiri atas beberapa tahap seperti kedua gambar dibawah in : 

Pembuatan mold injeksi membutuhkan tooling cost atau biaya peralatan yang tinggi namun memiliki “cylce time” atau waktu produksi yang lebih cepat dibandingkan dengan proses yang lainnya. Dengan pertimbangan waktu produksi yang cepat maka biaya tiap bagiannya akan menjadi lebih murah apalagi jika berjalan secara otomatis.
Berdasarkan jumlah pelatnya umumnya mold injeksi dibagi atas dua type yakni tipe two plate and three plate mold seperti pada gambar dibawah ini:

1. Mold konvensional dengan runner dingin (cold runner)

Keuntungan tipe ini adalah temperatur cairan yang masuk stabil, tidak memerlukan kepressian yang tinggi tentang keseimbangan runner. Namun jenis ini memerlukan biaya produksi dan perawatan yang tinggi serta desain dan pengoperasiannya yang rumit.



Beberapa tipe atau jenis gate yang biasanya digunakan dalam injection mold antara lain :
1. Manually Trimmed :
a. Fan Gate
b. Sprue gate
c. Direct of Pin Gate
d. Tab Gate
e. Edge Gate
2. Automatically Trimmed:
a. Pinpoint Tab Gate
b. Submarine or Tunnel Gate Keterangan1. Mannually trimmed :
a. Fan or flash type gate - cocok untuk benda kerja yang tipis, rata tetapi besar atau lebar. Sering disebut juga sebagai band gate (film gate).





a. Pin point gate - cocok untuk material polystyrene. Bentuk runner-nya adalah bulat dan ujungnya berbentuk bola dan diteruskan oleh gate tersebut masuk ke dalam cavity.


1. Sleeve Ejector
Sleeve Ejector digunakan untuk benda yang sirkular (silindris dan berlubang ditengahnya dan mempunyai ketebalan benda yang tipis. Inti atau core itu sendiri dipasang pada ejector plate. Ejector tersebut melingkari core pin dan menyentak produk diseluruh sudut.
2. Blade ejector atau pisau
Blade ejector digunakan untuk mengeluarkan produk yang mempunyai ribb atau penguat yang tipis dan panjang.
3. stripper plate atau pelat peyentakstripper plate digunakan untuk mengeluarkan produk yang core-nya berbentuk taper dengan menggunakan pelat secara akurat disekeliling core. Stripper plate ini merupakan solusi yang mahal karena dibutuhkan ketepatan ukuran sehingga tidak mudah terjadi flashing (jebret). Keuntungan dari tipe ini yakni bekas ejector tidak nampak.
4. Disk ejectorDisk ejector digunakan untuk mengeluarkan produk yang besar, sirkular dan tipis.
Bentuk sprue yang umum digunakan dalam injection molding adalah seperti pada gambar dibawah ini :

Info sebelumnya :http://toko.myartikel.com/harga-mold-plastik-multi-engineering/
PT. SINARTECH
MULTI PERKASA
Jl. Primer No.12 Pasar 9 Helvetia. Medan, Medan
Sumatera Utara, Indonesia
Sumatera Utara, Indonesia
Telepon: (061) 42068877
Hp / WA: 08116562065/08116062065 / 0853-2020-2054
Faks: (061) 42068877
Hp / WA: 08116562065/08116062065 / 0853-2020-2054
Faks: (061) 42068877
Email: pt.sinartech.me@gmail.com
Situs web: http://www.sinartechmultiperkasa.co.id
Situs web: https://detradingindo.co.id
Situs web: https://www.workshop.myartikel.com
Facebook: https://www.facebook.com/sinartechmultiengineering
https://web.facebook.com/Pt- Sinartech -Multi-Perkasa-191290628133892 /
Situs web: http://www.sinartechmultiperkasa.co.id
Situs web: https://detradingindo.co.id
Situs web: https://www.workshop.myartikel.com
Facebook: https://www.facebook.com/sinartechmultiengineering
https://web.facebook.com/Pt- Sinartech -Multi-Perkasa-191290628133892 /
Kami PT. Sinartech Multi Perkasa menerima Jasa Konstruksi Sipil yang Dibagikan:
§
Jasa Bangun
Rumah
§
Jasa Bangun
Gedung
§
Jasa Bangun
Jembatan
§
Jasa Bangun
Jalan Raya
§
Jasa Bangun
Drainase
§
Jasa Bangun
Bendungan
§
Jasa Bangun
Waduk
§
Jasa Bangun
Apartemen
§
Jasa Bangun
Pabrik
§
Jasa Bangun
Ruko
§
Jasa Bangun
Gudang
§
Jasa Bangun
Pabrik
§
Hotel
Jasa Bangun
§
Vila Jasa
Bangun
§
Jasa Bangun
Cafe
§
Jasa Bangun
Gedung Olahraga
§
Jasa Bangun
Taman
§
Jasa Bangun
Kolam
§
Jasa Bangun
Joglo
§
Jasa Bangun
Pondasi
§
Jasa Bangun
Atap
§
Jasa Bangun
Tangga
§
Jasa Bangun
Lantai
§
Jasa Konstruksi
Baja
§
Jasa Konstruksi
Beton
§
Jasa Konstuksi
Baja Ringan
dan Lainnya.
dan Lainnya.
Jenis Ruang Lingkup Pekerjaan Meliputi:
§
PekerjaanBumi
§
Basis
Jalan
§
Kursus Dasar
Jalandengan batu pecah
§
Kursus
Basis Jalan dengan CBT / Cement Treated Base
§
Pekerjaan
Aspal / Campuran Panas
§
Aspal
Cold Mix
§
Hot Mix
dengan Aspal Normal
§
Hot Mix
Dengan Modifikasi Bitumen (Multi Grade dan Modifikasi Bitumen Polimer)
§
Segel Bubur
§
Perkerasan
Kaku
§
Konstruksi
Jembatan
§
Chipseal Dengan
Bitumen Yang Dimodifikasi
Jasa layanan kontraktor pengaspalan jalan, konstruksi jalan,
pemasangan paving block, pengecoran jalan beton hot mix.
Jasa Layanan Pekerjaan Meliputi Pekerjaan Pengaspalan Jalan Aspal
Hotmix untuk:
1.
Halaman Rumah
2.
Halaman Sarana
Pengisian Bahan Bakar (SPBU)
3.
Area
Parkir Perkantoran
4.
Area
Parkir Rumah Sakit
5.
Area
Parkir Ruko
6.
Area
Parkir Pabrik dan Gudang
7.
Mal Area
Parkir
8.
Jalan MHT
9.
Pengaspalan
Ex. Galian Kabel
10.
Jalan
Raya
11.
Jalan Lingkungan
/ Perumahan / Komplek dan sebagainya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar